Pertandingan final Liga Champions 2008/2009 antara Barcelona vs Manchester United telah digelar dini hari tadi, dan yang berhasil menjadi juaranya adalah Barcelona, dengan skor akhir 2 – 0. Gol untuk kemenangan Barcelona masing-masing diciptakan oleh Samuel Eto’o pada menit ke – 10, dan Lionel Messi pada menit ke – 70.
Permainan Barcelona di pertandingan final tersebut patut diacungi jempol, mereka sangat menguasai bola, lapangan tengah mereka sangat kuat, Xavi dan Andres Iniesta bermain sangat bagus sehingga sangat sulit bagi Manchester United untuk bisa memenangkan lapangan tengah, apalagi menerobos masuk ke jantung pertahanan mereka. Selain itu barisan pertahanan Barcelona pun tak kalah sigap dalam membaca umpan-umpan crossing mematikan Manchester United yang biasanya berbuah gol, ya.. beberapa kali saya lihat Cristiano Ronaldo terperangkap offside saat menerima umpan crossing.
Di sisi Manchester United saya lihat mereka memang bermain tidak sebagus biasanya, baik secara individu maupun tim. Mereka sering kehilangan bola akibat umpan-umpan yang tidak terarah atau terlalu memaksakan diri men-dribble bola. Wayne Rooney terlalu sering ke belakang membantu pertahanan, padahal Wayne Rooney ini merupakan salah satu pemain penting yang umpan-umpannya tak jarang berbuah gol, terutama untuk gol-golnya Cristiano Ronaldo.
Absennya Darren Fletcher di pertandingan ini akibat akumulasi kartu kuning memang sangat terasa bagi kubu Manchester United. Walaupun postur tubuh pemain ini memang kurus tapi jangan salah, kegigihan dia dalam merebut bola lah yang sangat diperlukan Manchester United untuk bisa memenangkan lapangan tengah pada pertandingan final melawan Barcelona ini. Darren Fletcher ini typical fighter, sama seperti Carlos Tevez di depan. Mungkin jika Darren Fletcher bisa main bersama Carlos Tevez sejak menit awal di pertandingan ini ceritanya bisa saja akan menjadi berbeda.
i very happy